Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United menjadi sorotan besar, bukan hanya karena dampaknya bagi klub, tetapi juga karena reaksi sang pelatih. Dibawah ini Anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik yang telah dirangkum oleh FOOTBLING THINGS.

Alih-alih menunjukkan kekecewaan, Amorim justru tampak santai dan tenang, seolah menerima akhir kerjanya di Old Trafford tanpa beban berarti. Beberapa jam setelah keputusan resmi diumumkan, Amorim terlihat berjalan santai bersama sang istri di sekitar kediaman sewaannya di Cheshire.
Senyum yang terpancar kontras dengan suasana internal United yang tengah dilanda tekanan, baik dari sisi prestasi maupun finansial. Di balik ekspresi tenangnya, Amorim memang memiliki alasan kuat untuk merasa “lega”. Masa kerjanya yang singkat justru memberinya keuntungan finansial luar biasa, menjadikannya salah satu pelatih paling diuntungkan dalam kisah panjang kekacauan manajerial Manchester United.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Akhir Singkat Karier Amorim di Old Trafford
Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November 2024 dengan harapan membawa perubahan signifikan. Ia datang dengan reputasi besar usai sukses bersama Sporting Lisbon, serta dianggap sebagai simbol proyek jangka panjang klub.
Namun, realitas di lapangan tidak berjalan sesuai rencana. Selama sekitar 14 bulan menangani Setan Merah, performa tim dinilai stagnan. United kesulitan menunjukkan identitas permainan yang konsisten dan gagal menembus papan atas secara meyakinkan.
Posisi United yang tertahan di peringkat keenam Liga Inggris menjadi salah satu pemicu utama. Meski belum sepenuhnya gagal, manajemen menilai progres Amorim tidak cukup cepat untuk klub sebesar Manchester United yang haus prestasi instan.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Cetak Hattrick, Xabi Alonso Berikan Pujian Spesial
Pesangon Fantastis yang Mengiringi Pemecatan

Di balik kegagalan tersebut, Amorim justru keluar dengan keuntungan finansial besar. Selama masa kerjanya, ia telah mengantongi gaji sekitar £7,5 juta. Angka itu belum termasuk kompensasi pemutusan kontrak.
Manchester United masih harus membayar sisa kontrak Amorim yang diperkirakan mencapai £12 juta. Jika ditotal, pelatih asal Portugal itu membawa pulang hampir £20 juta dari periode singkatnya di Old Trafford.
Belum berhenti di situ, United sebelumnya juga membayar klausul rilis Amorim dari Sporting Lisbon senilai £9,25 juta. Jika digabung dengan kompensasi staf kepelatihannya, total biaya “era Amorim” mendekati £30 juta atau sekitar Rp680 miliar.
Konflik Internal dengan Manajemen INEOS
Pemecatan Amorim tidak lepas dari konflik internal. Situasi memanas setelah hasil imbang melawan Leeds, di mana Amorim melontarkan pernyataan tegas dalam konferensi pers. Ia menekankan bahwa dirinya datang sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih.
Pernyataan itu dianggap sebagai sindiran terhadap struktur manajemen, khususnya departemen olahraga. Ketegangan semakin meningkat ketika Amorim dikabarkan berselisih dengan direktur olahraga Jason Wilcox.
Saran Wilcox agar Amorim mengubah pendekatan taktik menjadi lebih menyerang disebut memicu kemarahan. Amorim menganggapnya sebagai intervensi berlebihan. Sejak saat itu, petinggi klub menilai hubungan kerja sudah sulit diperbaiki. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footblingthings.com.
