Perjalanan Declan Rice di level tertinggi sepak bola Eropa terus menunjukkan grafik menanjak. Sejak resmi bergabung dengan Arsenal, namanya langsung menjadi bagian penting dalam skema permainan Mikel Arteta.

Hampir di setiap pertandingan besar, Rice selalu hadir sebagai sosok penyeimbang di lini tengah. Datang ke Emirates Stadium dengan banderol mahal pada musim panas 2023, Rice memikul ekspektasi besar dari publik dan manajemen klub. Tekanan tersebut mampu dijawabnya dengan performa stabil dan konsisten.
Kehadirannya membuat lini tengah Arsenal terlihat lebih rapi dan terorganisasi. Rice tidak hanya berperan sebagai pemutus serangan lawan. Ia juga menjadi motor permainan yang mendorong Arsenal bermain agresif. Kontribusinya dalam situasi bola mati semakin mempertegas pengaruhnya dalam persaingan gelar Premier League.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pujian Mengalir dari Pengamat dan Legenda
Penampilan konsisten Declan Rice mengundang banyak pujian, salah satunya datang dari Danny Murphy. Mantan gelandang Liverpool itu menilai Rice telah mencapai level yang jarang dimiliki pemain modern saat ini.
Menurut Murphy, Rice adalah contoh gelandang komplet. Kemampuan bertahannya solid, visinya dalam membaca permainan matang, serta dukungan fisik yang kuat membuatnya cocok bermain dalam intensitas tinggi. Ia mampu menjalankan berbagai peran tanpa kehilangan efektivitas.
Pengaruh Rice terasa jelas dalam keseimbangan permainan Arsenal. Ia bisa mematahkan serangan lawan, lalu dengan cepat mengalirkan bola untuk memulai transisi. Murphy bahkan menyebut Rice sebagai salah satu tolok ukur baru bagi gelandang Eropa.
Baca Juga: Bruno Fernandes Jadi Motor Kemenangan MU di Derby Manchester
Perbandingan Tak Terhindarkan dengan Gerrard & Lampard

Di tengah derasnya pujian, perbandingan dengan Steven Gerrard dan Frank Lampard pun muncul. Dua nama tersebut adalah ikon Liga Inggris yang dikenal sebagai gelandang penentu di momen-momen krusial.
Gerrard dan Lampard tidak hanya tampil konsisten sepanjang musim, tetapi juga meninggalkan jejak sejarah melalui gol dan aksi penting di laga besar. Final domestik, pertandingan Eropa, hingga laga hidup-mati menjadi panggung utama mereka bersinar.
Murphy menilai Rice belum sepenuhnya mencapai level tersebut. Meski kualitasnya diakui, status legenda hanya bisa diraih lewat momen ikonik yang melekat dalam ingatan publik sepak bola.
Langkah Terakhir Menuju Status Legenda
Bagi Declan Rice, fase karier saat ini menjadi momen krusial. Ia sudah memiliki fondasi yang kuat sebagai gelandang elite, namun masih membutuhkan konsistensi dalam laga-laga terbesar.
Menjadi pembeda di pertandingan penting adalah syarat utama untuk menyamai Gerrard dan Lampard. Gol penentu, assist krusial, atau aksi penyelamat di momen genting akan membentuk identitas seorang legenda.
Jika Rice mampu terus berkembang dan menghadirkan momen-momen ajaib secara rutin, pintu menuju status legenda Liga Inggris terbuka lebar. Kini, tantangan terbesarnya adalah membuktikan kualitas itu di panggung tertinggi sepak bola. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footblingthings.com.
