Bek Barcelona, Ronald Araujo, berbagi pengalamannya menghadapi kecemasan dan depresi yang berlangsung lebih dari setahun, yang memaksanya mengambil cuti dari sepak bola pada November lalu. Araujo mengaku momen pengusiran di pertandingan Liga Champions melawan Chelsea menjadi titik balik kesadarannya bahwa ia membutuhkan dukungan profesional.

“Ini adalah akumulasi dari berbagai hal. Saya sudah tidak sehat selama 18 bulan, mengalami kecemasan yang berkembang menjadi depresi,” kata Araujo. Ia menambahkan bahwa tekanan bukan hanya dari sepak bola, tetapi juga persoalan keluarga dan kehidupan pribadi. Menyadari perlunya bantuan, Araujo meminta cuti untuk fokus pada kesehatan mentalnya.
Araujo menekankan pentingnya mencari bantuan: “Saya biasanya menyimpan semuanya sendiri, tapi ada profesional yang bisa memberi alat untuk mengelola situasi. Meminta bantuan adalah langkah penting untuk pulih.”
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Perjalanan Pemulihan Araujo
Selama masa cuti, Araujo mengunjungi tempat-tempat keagamaan di Betlehem dan Yerusalem, serta menghabiskan waktu di Uruguay bersama keluarga. Ia mulai kembali berlatih bersama Barcelona pada Januari dan tampil empat kali sebagai pemain pengganti sebelum mencetak gol pada debutnya sebagai starter di Copa del Rey melawan Albacete.
“Aku merasa berbeda, lebih bahagia, dan bisa menikmati sepak bola lagi. Masa terburuk telah berlalu,” ungkapnya. Araujo menyebut pengalaman spiritual dan waktu bersama keluarga membantu proses pemulihannya secara menyeluruh.
Baca Juga: Kekalahan Memalukan yang Mengubah Arah Evaluasi Real Madrid
Dukungan dari Klub dan Rekan-rekan

Araujo berterima kasih kepada Barcelona, termasuk direktur olahraga Deco, presiden Joan Laporta, dan pelatih Hansi Flick, atas dukungan mereka. Ia juga menerima banyak pesan dari pemain lain, baik dari timnya maupun rival di Italia dan Jerman, yang memuji keberaniannya mengambil langkah ini.
“Pesan dari para pemain lain sangat menguatkan. Mereka berkata bahwa apa yang saya lakukan luar biasa dan seharusnya tidak merasa bersalah,” kata Araujo. Dukungan ini menegaskan pentingnya lingkungan yang peduli terhadap kesehatan mental atlet.
Kiprah Araujo di Barcelona
Sejak bergabung dengan Barcelona pada 2018, Araujo telah mencatatkan 195 penampilan dan 14 gol, awalnya bersama tim B sebelum dipromosikan ke tim utama. Kini, ia menjadi bagian dari kelompok kepemimpinan klub bersama Frenkie de Jong, Raphinha, dan Pedri.
Pengalaman ini membuat Araujo semakin dewasa, tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai figur publik yang membuka wacana penting tentang kesehatan mental dalam sepak bola. Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi pemain lain untuk berani mencari bantuan bila menghadapi tekanan serupa. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footblingthings.com.
